About my Blog

But I must explain to you how all this mistaken idea of denouncing pleasure and praising pain was born and I will give you a complete account of the system, and expound the actual teachings of the great explorer of the truth, the master-builder of human happiness. No one rejects, dislikes, or avoids pleasure itself, because it is pleasure, but because those who do not know how to pursue pleasure rationally encounter consequences that are extremely painful.

Sabtu, 26 Maret 2011

tanpa judul

buat para remaja cewek , kalian percaya nggak kalo ayah lebih khawatir dibandingkan ibu. tetapi ayah tidak bisa mengungkapkan kekhawtirannya seperti ibu yang selalu mengomel kalo kita salah , selalu memarahi kalo kita pulang malem, selalu care tentang masalah pribadi kita . tapi ayah menunjukan nya dengan diam, tindakan . ayah akan diam ketika kita membuat salah lalu kita menjelaskan ke ayah alasan kita . ayah akan menunggu kita sampe kita pulang, ntah dengan wajah marah atau gelisah, ayah tidak pernah menelpon kita , tetapi ayah selalu menyuruh ibi buat menelpon kita :) , mungkin ayah terlalu sayang sama kita yang cewek" , atau ayah memang udah sepatutnya seperti itu. yang pasti aku bangga punya ayah seperti dia :) ayah yang selalu berusaha membuat keluarga nya bahagia dengan cara apapun . ayah yang selalu terlihat senyum walaupun sebenarnya ia ingin menangis .
ayah kamu akan jdi panutan buat para cewek mencari pendampingnya nanti :)

*tiba-tiba kangen papa* :)

0 komentar:

Posting Komentar